Kementerian Kebudayaan melalui MTN Lab (Manajemen Talenta Nasional) dan Forum Lenteng menghadirkan pameran "Residensi Jakarta – Rules of the Game" di Galeri Nasional Indonesia (Gedung B & D). Pameran ini dibuka mulai 16 November hingga 15 Desember 2025 dan menampilkan karya dari 40 seniman dan kurator terpilih dari seluruh Indonesia.
Pameran ini merupakan hasil akhir dari residensi intensif yang berfokus pada pemetaan ulang lanskap seni kontemporer. Mengusung tema "Rules of the Game", para peserta didorong untuk membaca ulang aturan main seni global dan merumuskan strategi artistik baru yang relevan dengan konteks Indonesia dan Global South.
Total ada 12 respons kuratorial dan karya dari 28 seniman yang ditampilkan. Karya-karya tersebut mengeksplorasi berbagai isu, mulai dari visual, bunyi, memori, arsip kolonial, hingga kondisi sosial dan geopolitik kontemporer Indonesia.
Pameran ini menampilkan karya dari:
• Kurator (13 Orang): Adli Dzil Ikram (Aceh), Alifah Melisa (Jakarta), Alya Maolani (Lombok Utara), Angelique Maria, Cuaca (Padang), Apriyulia (Bandung), Grace Anata Irlanari (Bandung), Hardiwan Prayogo (Yogyakarta), M. Rusli (Lombok Utara), Martha Debora Christiana (Jakarta), Randi Reimena (Payakumbuh), Raymizard Alifian Firmansyah (Yogyakarta), Robby Ocktavian (Samarinda).
• Seniman (27 Orang): Agusto Simor (Maumere), Ali Satri Efendi (Bekasi), Alieneta Firdausi (Kendal), Ananda Firman Syarif (Bogor), Andi Nur Azimah (Makassar), Azwar Ahmad (Berau), Dahlan Khatami (Jakarta), Dwi Januartanto (Lamongan), Giri Nugraha (Yogyakarta), Juan Arminandi (Singkawang), Kezia Celinda Yanti Rantung (Manado), Kholif Mundzir Aldry (Jakarta), Lestari (Sleman), Mn Fiqri (Palu), F Boy Sinaga (Medan), Ni Wayan Ugi Gayali Sugantika (Denpasar), Nisa Ramadani (Yogyakarta), Rahmania Nerva (Depok), Rahmat Gunawan (Jakarta), Riyan Putra Jaya (Jakarta), Shelvira Alyya (Jakarta), Suparman “La Radek” (Praya), Surya Adiwijaya (Yogyakarta), Taufiqurrahman Kifu (Palu), Van Luber Parensen (Jakarta), Volta Ahmad Jonneva (Pekanbaru), Wilda Yanti Salam (Makassar), Wildan Iltizam (Yogyakarta).
Sebelum pameran, 40 partisipan ini menjalani kelas intensif, praktik kolaboratif, dan diskusi kritik. Program ini difasilitasi oleh sejumlah nama besar, yaitu Martin Suryajaya, Hafiz Rancajale, Otty Widasari, Suk-jun Kim, Abhishek Nilamber, Vit Havranek, Risa Permanadeli, Sigit D. Pratama, Kamil Muhammad, Junior Tirtadji, Citra Smara Dewi, dan Dolorosa Sinaga yang membekali peserta dengan ilmu tentang epistemologi seni, media art, dan jejaring Global South.
Pameran ini adalah bukti nyata dari keberagaman sudut pandang seniman kita, bukan hanya dari Jakarta, tapi dari Maumere, Palu, Payakumbuh, hingga Singkawang. Karya-karya mereka menyajikan kritik mendalam mengenai kondisi sosial, sejarah, dan geopolitik kontemporer Indonesia, sekaligus membuka peluang percakapan baru di medan seni global.
Publik diundang untuk menyaksikan Pameran MTN Lab: Residensi Jakarta – Rules of the Game di Gedung B & D, Galeri Nasional Indonesia, dari 16 November – 15 Desember 2025.
Teks : Eventlog
Foto : Juan Arminandi








Comments
Post a Comment